Pendidikan Literasi untuk Perempuan di Pedesaan Afghanistan
Perempuan di wilayah pedesaan Afghanistan sering kehilangan akses pendidikan formal akibat konflik dan norma budaya. Program literasi menyediakan membaca, menulis, numerasi, dan keterampilan komputer. Guru lokal dilatih menggunakan metode trauma-informed dan sensitif budaya. Kegiatan belajar dilakukan di pusat komunitas, sekolah sementara, dan kamp pengungsian. Teknologi digunakan untuk materi daring, monitoring perkembangan, dan evaluasi kualitas. Dukungan donor internasional dan kerja sama komunitas lokal memastikan keberlanjutan program. Pendidikan literasi meningkatkan keterampilan akademik, kepercayaan diri, dan ketahanan psikososial perempuan. Program menekankan hak perempuan atas pendidikan, pemberdayaan generasi muda, dan fondasi masa depan mandiri. Intervensi ini mendukung stabilitas keluarga dan komunitas, mencegah marginalisasi, dan membuka peluang partisipasi aktif perempuan dalam masyarakat.
Leave a Reply